Rabu, 30 Maret 2016

MENGENAL TALI PRUSIK

MENGENAL TALI PRUSIK

Tali prusik pasti sudah banyak di kenal secara umum dikalangan para pendaki atau pemanjat tebing karena tali ini meskipun kecil akan tetapi memiliki kegunaan yang sangat banyak.  Tentu saja pemanfaatan tali prusik tersebut harus sesuai dengan jenis atau bahan dasar dari tali tersebut karena akan menentukan kekuatan dan juga kualitasnya.  Dalam hal ini kami akan sedikit memaparkan mengenai fungsi dan jenis tali prusik.

Fungsi Tali Prusik
Sesuai dengan kebutuhan dan bahannya tali prusik ini memiliki beberapa fungsi sebagai berikut :
1. Sebagai tali hammock, tali prusik yang dipakai sebaiknya berbahan dasar (isian) Nylon.
2. Sebagai Sling Runner, dipakai penghubung antara karabiner satu dengan yang lainnya, bahan yang dipakai Nylon.
3. Sebagai alat panjat ke atas yang dikaitkan di karmantel, bahan dasar Nylon.
4. Sebagai pengaman yang dikaitkan di harnes, bahan dasar Nylon
5. Untuk memeras tali karmantel, bahan dasar Nylon atau Polyester.
6. Sebagai aksesories biasanya untuk gelang tangan, bahan dasar Polyester.

Jenis Bahan Tali Prusik
Untuk memilih tali prusik yang sesuai dengan fungsi dan kekuatannya bisa kita lihat dari bahan dasar tali prusik tersebut.  Karena jika kita salah memilih tali prusik makan akan berdampak fatal bagi kegiatan kita.  Disini ada 2 jenis tali prusik berdasarkan bahan dasarnya.

1. Tali prusik berbahan dasar NYLON.
Untuk mencoba kualitas tali tersebut dengan cara membakarnya, apabila ujung yang dibakar menggumpal dan kelihatan rapi berarti bahan nylon tersebut bagus, selain itu lapisan luar jika diraba juga akan terasa halus.
Tali berbahan nylon ini cocok sebagai tali bantu pada kegiatan panjat tebing seperti yang sudah disebutkan pada bagian fungsi tali prusik.

2. Tali prusik berbahan dasar POLYESTER
Tali prusik berbahan polyester tidak cocok dipakai sebagai tali bantu pada kegiatan panjat tebing dikarenakan tidak mampu menahan beban berat.  Biasanya tali ini hanya dipakai sebagai aksesories seperti gelang tangan, kalung, tali tenda, tali flysheet.

Untuk saat ini cukup dulu uraian mengenai tali prusik, semoga bermanfaat buat para penggiat alam bebas.

Writer by. Romadhon Fitry Al Ayyubi

Minggu, 28 Februari 2016

NOMOR KONTAK BASE CAMP GUNUNG-GUNUNG DI INDONESIA

NOMOR KONTAK BASE CAMP GUNUNG-GUNUNG DI INDONESIA


Daftar Nomor Telepon Basecamp Semua Gunung

1.Gunung Semeru-CP : 0341787055 (P. Samsul),
-Resort Ranupane : 08283930822

2.Gunung Slamet
-Jalur Bambangan : 085726000335 (p.sugeng), 085726666912/085725107774 (Mas Didin)
-Jalur Guci : 085643755398 (Mas Uceng)
-Jalur Kaliwadas / Kali Gua : 085742035447 (Aji Satriani)
-Jalur Prabasari : Basecamp 08562927831

Senin, 22 Februari 2016

TEKNIK DASAR ARUNG JERAM : PENGENALAN KARAKTERISTIK SUNGAI

TEKNIK DASAR ARUNG JERAM : PENGENALAN KARAKTERISTIK SUNGAI


Setelah bab yang lalu kita telah membahas mengenai Perlengkapan yang harus dibawa ketika berarung jeram, kali ini akan kita bahas Pengetahuan tentang karakteristik sungai yang terdiri dari bentukan sungai, lebar penampang sungai, arus dan bebagai element yang ada di sungai tersebut seperti batu-batuan ataupun hambatan lainnya. Hal ini bertujuan untuk mendukung teknik pembacaan jeram ataupun arus sehingga kita bisa mempersiapkan antisipasi dengan teknik-teknik khusus. Beberapa istilah morfologi sungai yang sering kita temui antara lain :


1. Arus Utama (Mainstream)
Arus yang paling besar diantara arus-arus yang lain jika terdapat banyak arus. Pada aliran sungai yang lurus arus utama biasanya ada di tengah sungai. Pada belokan ke kanan arus utama ada pada bagian kiri luar belokan dan menabrak dinding sungai jika terdapat tebing dan biasanya terdapat “undercut” pada dinding sungai yang ditabrak oleh arus utama tersebut. Dan sebaliknya pada belokan ke kiri arus utama ada pada bagian kanan luar belokan

Rabu, 03 Februari 2016

TEKNIK DASAR ARUNG JERAM : PERLENGKAPAN

TEKNIK DASAR ARUNG JERAM : PERLENGKAPAN


Arung Jeram merupakan salah satu kegiatan outdoor yang juga cukup digemari selain kegiatan mendaki gunung, apalagi dengan semakin mudahnya kita memperoleh informasi dan agen-agen perjalanan yang siap membantu kita mengarungi sungai-sungai yang kita inginkan.  Meskipun sudah banyak penyelenggara dengan segala fasilitasnya dan kita tinggal membayar trus siap berarung jeram, akan tetapi langkah baiknya kalau kita juga mempelajari seluk beluk olahraga arung jeram dari perlengkapan, sungai dan hal-hal lain yang menyangkut keselamatan ketika berada di sungai.
Salah satu teknik dasar arung jeram adalah mengenai perlengkapan yang harus dimiliki oleh pelaku arung jeram.  Pada dasarnya perlengkapan saat berarung jeram dibagi menjadi dua golongan.

Selasa, 12 Januari 2016

ROMANTISME MENUJU PUNCAK GUNUNG MERAPI

ROMANTISME MENUJU PUNCAK GUNUNG MERAPI


Perjalanan merupakan salah satu proses untuk menggapai sesuatu, dimana dalam proses tersebut seseorang akan ditempa melalui banyak hal, kesabaran menghadapi situasi, keuletan dalam bertahan di segala kondisi serta kreatifitas mengambil keputusan disaat penentuan.  Sebuah goal adalah bonus dari sebuah proses yang telah dilalui dengan konsisten.  Mungkin terlalu berlebihan dalam mengungkapkan hal tersebut akan tetapi itulah yang kami rasakan, bukan ketika kami mencapai puncak tapi ketika kami berusaha mencapai puncak.

Minggu, 10 Januari 2016

MENGGAPAI ATAP JAWA TENGAH

MENGGAPAI ATAP JAWA TENGAH




Tanggal 23 Desember 2015 saya dan ikwan berangkat menggunakan motor dari Purwakarta menuju Pemalang, Jawa Tengah. Kami start pukul 20.27 WIB dari rumah saya lalu menempuh perjalanan kurang lebih 5 jam via jalur Pantura. Dengan memacu si kuda besi diatas 80 Km/Jam. Kamipun sangat bersemangat untuk sampai ke lokasi.

Senin, 28 Desember 2015

MERETAS JALUR GEDE-PANGRANGO VIA CIANJUR

MERETAS JALUR GEDE-PANGRANGO VIA CIANJUR

 Mungkin ini salah satu kebiasaan jelek saya, jika sudah berniat mendaki gunung jalanin aja tanpa persiapan yang penting bawa logistik.  Seperti saat ini tiba-tiba ada niatan ke gunung Gede tapi bukan lewat jalur yang biasa seperti Cibodas atau gunung Putri.  Ada jalur baru via Cianjur yang menurut info dari temen jalur itu cuma untuk peziarah yang kebanyakan warga sekitar Cianjur sedangkan pendaki-pendaki banyak sekali yang belum tahu keberadaan jalur tersebut. Penasaran coba googling ternyata memang belum nemu tulisan mengenai Gunung Gede lewat Cianjur. Sebenarnya info ini sudah lama dapat dari bang Acepudin atau yang biasa disebut Bang Keling sekitar sebulan yang lalu, kebetulan rumah istri bang keling ini berada di kaki jalur pendakian.
Hari jumat 25 Desember 2015 keinginan mendaki itu muncul, jumat malam telpon-telpon anggota Kopalgas pada gak bisa kalau mendadak, akhirnya dengan peserta seadanya Saya, anak saya dan pak Iwan Fedli tetangga yang kebetulan juga anggota Kopalgas.  Dengan persiapan seadanya kami berangkat hari Sabtu 26 Desember 2015 jam 06.30 dan mampir dulu ke Jakarta untuk berpamitan dengan ayah pak Iwan yang sedang dirawat di rumah sakit.  Setelah selesai langsung meluncur ke arah puncak Bogor dan terjebak macet deh.

Senin, 30 November 2015

PEMBURU CURUG

PEMBURU CURUG


Komunitas Petualang Lintas Generasi atau KOPALGAS memang dibentuk bukan sebagai komunitas Pendaki Gunung melainkan sebuah komunitas untuk mewadahi semua kegiatan alam bebas.  Dan kali ini kita akan melihat pengalaman 2 rekan kita yang sedang berburu curug di daerah Jonggol, mereka adalah Azis Javanica dan Ridwan dengan gelar Semalam Di Cianjur.
Tujuan awal adalah berburu 4 curug dalam sehari menggunakan motor, dimulai dari Curug Parigi di Bekasi dilanjut dengan 3 curug di daerah perbukitan daerah jalur Jonggol - Cipanas yaitu Curug Guntur, Ciherang dan Cipamingkis.

Minggu, 15 November 2015

CURUG PARIGI  NIAGARA BEKASI

CURUG PARIGI NIAGARA BEKASI

Curug Parigi kemungkinan belum banyak yang mengenal meskipun letaknya tidak jauh dari jalan raya Narogong, bahkan saya sendiri yang sudah 15 tahun lebih tinggal di Bekasi tidak mengetahui kalau di bekasi ada sebuah curug.  Jadi bikin penasaran akhirnya deal hari minggu 15 November 2015 ketemuan dengan teman-teman komunitas.

Jumat, 11 September 2015

PENDAKI BERPENGALAMAN TERNYATA SUKA NYAMPAH JUGA

PENDAKI BERPENGALAMAN TERNYATA SUKA NYAMPAH JUGA

Sungguh suatu yang membanggakan ketika pendaki tuna daksa asal Indonesia Sabar Gorky berhasil mencapai puncak Carstenz puncak tertinggi di Indonesia.  Prestasi yang sangat bagus mengingat dengan segala keterbatasannya dirinya mampu menaklukkan puncak gunung yang tidak sembarang pendaki bisa pergi ke sana.
Tetapi di balik senyum kebanggan, tim Carstenz Indonesia menemukan hal-hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh seorang pendaki yaitu meninggalkan sampah di gunung.  Puncak Carstenz yang gunungnya masih sepi dari pengunjung dikarenakan medan yang sulit, ijinnya yang ribet serta biaya yang sangat besar untuk hitungan pendaki biasa.  Tentu saja pendaki yang mengantongi ijin ke gunung ini bukanlah para pendaki sembarangan, mereka adalah pendaki-pendaki yang berpengalaman dari segi kemampuan dan juga etika, tapi ternyata mereka tetap melakukan kesalahan yang semoga tidak ditiru oleh pendaki-pendaki yang lain.